TERRA LUNA EFFECT TERUS BERLANJUT! Kiamat Kripto Seakan Tak Terbendung, Market Kripto Dunia Terus Merah?

- 18 Mei 2022, 13:20 WIB
crypto currency
crypto currency /WorldSpectrum/Pixabay

KALBAR TERKINI - Ambruknya asset kripto Terra LUNA rupanya tak juga mereda meski perdagangannya tak lagi dilakukan disejumlah besar pasar market.

Hingga kini, harga mata uang maya tersebut masih terus mengalami kemerosotan tajam mendekati angka 0 rupiah.

Pantauan Kalbarterkini.com sepanjang Rabu siang 18 Mei 2022, harga mata uang kripto asal negeri ginseng Korea tersebut tinggal di angka Rp 600, padahal sempat menyentuh level tertinggi Rp 1,8 juta.

Baca Juga: WASPADA LUNA EFECT! Stop Dulu Beli Asse Kripto, Rontoknya LUNA Diprediksi Akan Terus Merembet ke Asset Lain

Tak hanya penurunan LUNA, investor melakukan penjualan besar-besaran asset kripto lain termasuk Bitcoin dan Etherum.

Dilansir dari Indodax.com, nilai tukar Bitcoin kini menyentuh angka Rp 441 juta atau mengalami penurunan hampir 60 persen sejak awal tahun 2022 ini.

Sementara Etherum menyentuh angka Rp 30 juta yang sebelumnya mencapai Rp 49 juta lebih. 

Baca Juga: Setelah Terra Luna Runtuh, Cryptoverse Merefleksikan Aset Mirip Ponzi, Peran VC dan Masih Banyak Lagi

Melansir Coinmarketcap,  9 dari 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar, bergerak di zona merah dalam 24 jam terakhir.

Nilai mata uang kripto paling redup adalah Avalanche AVAX yang mengalami kemerosotan hingga 9,2 persen pada level US$32,8  atau setara dengan Rp 482.028 per keping. Dengan kurs Rp14.696 per US$. 

Dilanjutkan Polkadot (DOT) di level US$10,6, atau turun 8,7 persen, dan Solana (SOL) yang melemah 7,2 persen pada posisi US$53,9 per keping.

Baca Juga: Punya Asset Terra LUNA? Ini yang Harus Segera Anda Lakukan Pasca Penghentian Penjualan Krypto Tersebut

Pelemahan dilanjutkan oleh Cardano (ADA) yang turun 6,18 persen pada level US$0,55, Ethereum (ETH) di level 2.025 atau melemah 5,2 persen, dan Dogecoin (DOGE) pada posisi 0,08 dollar AS atau terkoreksi 5 persen.

Binance Exchange (BNB) berada di posisi selanjutnya pada level 297,4 dollar AS atau melemah 4,5 persen.

Dilanjutkan oleh aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, Bitcoin (BTC) di level 29.899 dollar AS atau melemah 4,02 persen.

Baca Juga: Istri pendiri LUNA Dalam Perlindungan Darurat, Usai Spiral Kematian Pasar Crypto Membuat Koin Menjadi $0

Sedsngkan, Tether (USDT) turun 0,01 persen pada level 0,9 dollar AS, sementara USD Coin (USDC) naik 0,03 persen pada posisi 1 dollar AS.

Sebagai informasi, USDT dan USDC merupakan mata uang kripto golongan stable coin atau jenis mata uang kripto yang dibuat untuk menawarkan harga yang stabil terhadap dollar AS.

Mengutip Coindesk, Bitcoin sepanjang pergerakan di awal pekan cenderung datar.

Sementara beberapa alternatif (altcoin) berkinerja buruk. Ini menunjukkan selera risiko yang lebih rendah di antara para pedagang.*** 

Editor: Slamet Bowo SBS

Sumber: Berbagai Sumber indodax


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x