Siaga Bencana Batingsor di Bengkayang, Pemkab Pantau Potensi Sedini Mungkin

- 19 Februari 2021, 20:11 WIB
BPBD Kapuas Hulu saat memantau terjadinya longsor di Desa Teluk Sindur.
BPBD Kapuas Hulu saat memantau terjadinya longsor di Desa Teluk Sindur. /Taufik/Warta Pontianak

BENGKAYANG, KALBAR TERKINI – Pj Bupati Bengkayang, Yohanes Budiman, meminta jajaranya untuk siaga dengan kemungkinan terjadinya bencana alam berupa banjir, angin puting beliung dan tanah longsor (Batingsor).

Hal tersebut, mengingat saat ini Bengkayang masuk wilayah yang memungkinkan terjadi cuacar ekstreem hingga jelang akhir Februari mendatang.

“Potensi yang cukup tinggi terjadi banjir, puting beliung, dan tanah longsor di Kabupaten Bengkayang ini,” ujarnya seperti dirilis Kalbar-Terkini.com, Jumat 19 Februari 2021.

Baca Juga: Curah Hujan Tinggi, Akses Jalan Perbatasan di Bengkayang Putus Total

Ia pun berpesan, kepada OPD yang bertugas menangani masalah tersebut secara operasional, khususnya BPBD Kabupaten Bengkayang untuk selalu monitor serta mempersiapkan berbagai langkah-langkah awal apabila terjadi sesuatu yg tidak diinginkan.

“Seperti yang kita ketahui bahwa memang beberapa waktu lalu ada kejadian seperti pohon tumbang, longsor dan sebagainya di Kabupaten Bengkayang. Namun puji Tuhan kita bisa atasi. Meski demikian kewaspadaan harus tetap dilakukan,” kata dia.

Sementara Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkayang Damianus memastikan saat ini daerahnya masih status siaga bencana dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada.

Baca Juga: Razia Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin di Bengkayang, Polda Kalbar Sita Alat Berat dan Amankan Pekerja

"Masyarakat tetap harus waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Apalagi informasi terbaru setelah menerima data dari BMKG bahwa cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi pada 15 - 21 Februari 2021 di Bumi Sebalo ini," ujarnya.

Ia menjelaskan potensi yang bisa terjadi di Kabupaten Bengkayang yakni banjir, puting beliung, dan tanah longsor (Batingsor). Sementara terkait apakah ada perubahan status atau tidak di Bengkayang ke depannya pihaknya masih menunggu peringatan dini bencana dari BMKG.

"Cuaca ekstrem berupa curah hujan dengan intensitas deras disertai kilat dan angin kencang masih berpotensi terjadi. Untuk itu kita meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan apabila sewaktu-waktu cuaca buruk kembali melanda Kabupaten Bengkayang dan menyebabkan berbagai hal yang tidak diinginkan.***

Editor: Slamet Bowo Santoso

Sumber: Antara


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x