Masuk Zona Oranye Covid-19, Sekolah Tatap Muka di Singkawang Batal Lagi

- 25 Februari 2021, 13:01 WIB
Seorang Siswa SMA belajar secara daring karena daerahnya masuk kategori risiko tinggi penularan Covid-19.
Seorang Siswa SMA belajar secara daring karena daerahnya masuk kategori risiko tinggi penularan Covid-19. /Kalbar Terkini/Mulyanto Elsa

Baca Juga: Banyak Menghisap Asap, Kebakaran di Singkawang Telan Satu Korban Jiwa

Baca Juga: Tingkatkan Pelayanan Perpusda, Pemkot Singkawang Dapat Bantuan Mobil Perpustakaan dari Perpustakaan Nasional

Hal ini sesuai dengan hasil rapat bersama Gubernur Kalbar dengan para Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan se Kalbar pada 17 Februari lalu.

"Seperti kita lihat waktu hari libur, orang yang datang ke Kota Singkawang maupun Pontianak memang cukup ramai," ungkapnya. 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid -19 Kota Singkawang, Barita P Ompusunggu mengatakan, per tanggal 21 Februari 2021 kategori risiko kenaikan kasus Covid-19 di Kota Singkawang saat ini masih berada di zona oranye yang artinya zona dengan risiko rendah.

"Hingga hari ini total pasien yang terkonfirmasi Covid-19 di Kota Singkawang ada sebanyak 30 orang. Suspek dirawat sebanyak lima orang, empat di antaranya berasal dari luar Singkawang," katanya. 

Baca Juga: Tingkatkan Kapasitas SDM, Bank Kalbar Syariah Pelatihan Gadai Emas Syariah

Baca Juga: Polisi Virtual Mulai Aktif Patroli Media Sosial, Ini Penjelasan Kabid Humas Polda Kalbar

Terkait dengan kondisi itu, dia mengingatkan untuk tetap disiplin dan patuh menjalankan protokol kesehatan yaitu Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak (3M) serta menghindari kerumunan dan keramaian.

Salah seorang tua siswa, Wulandary siap mengikuti aturan pemerintah. 

Halaman:

Editor: Ponti Ana Banjaria


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x