Pemerintah Siapkan, 200 Ribu Ton Minyak Goreng Curah, Kira-Kira Langka Lagi Atau Tidak ?

19 Maret 2022, 09:55 WIB
Heran Mendag-Presiden RI Tak Mampu Lawan Mafia Minyak Goreng, Demokrat: Mengapa Negara Bertekuk? /Antara/

KALBAR TERKINI - Pemerintah Siapkan, 200 Ribu Ton Minyak Goreng Curah, Kira-Kira Langka Lagi Atau Tidak ?

Pemerintah memastikan ketersediaan minyak goreng curah sebanyak 200.000 ton per bulan.

Adapun untuk harganya sendiri, mengikuti harga eceran tertinggi (HET) minyak curah yang di tentukan yaitu Rp14.000 per liter.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kebijakan yang diambil sudah pada jalan yang benar.

Baca Juga: HET Minyak Goreng Dicabut, Jadi Rp.14.000 perliternya, Berlakunya Kapan?

Saat ini pemerintah melepaskan harga minyak goreng premium atau kemasan dengan mekanisme pasar.

Pihaknya mengatakan HET Rp14.000 ini baru berlaku pekan depan karena menunggu persiapan registrasi dan produksi.

Diapun memastikan jika kebijakan ini berjalan transparan dan akuntabel.

Jaringan distribusi juga akan ditata seluruhnya,kebijakan ini, dikatakan Airlangga juga dilakukan untuk memonitor inflasi ke depan mengingat minyak goreng jadi salah satu komponen penting selain beras,daging, tahu dan tempe.

"Pemerintah mempersilakan masyarakat untuk memilih,kalau beli premium perginya ke modern market. Kalau murah, di pasar tradisional melalui pembelian (minyak goreng)format curah,"pungkasnya.


Sekilas informasi,pemerintah juga memberikan subsidi bagi minyak goreng curah dengan menggunakan dana dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

"Volume yang disediakan 200 ribu ton per bulan untuk minyak goreng curah," ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat 18 maret 2022.

Dia mengatakan bahwa khusus migor kemasan premium, disediakan di pasar modern dan retail,sementara untuk curah,sepenuhnya ada di pasar tradisional.

Airlangga berharap, dengan kebijakan saat ini,masyarakat bisa mengakses minyak goreng dengan harga lebih murah.***

Editor: Slamet Bowo SBS

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Terkini

Terpopuler