Lars Vilks Pembuat Kartun Nabi Muhammad Tewas Kecelakaan di Swedia

4 Oktober 2021, 16:39 WIB
Lars Vilks pembuat kartun Nabi Muhammad tewas kecelakaan di Swedia, berdasarkan berita dari media setempat, Senin, 4 Oktober 2021. /Lars Vilks Blog/

KALBAR TERKINI – Seniman kontroversial yang membuat kartun Nabi Muhammad, Lars Vilks, dikabarkan tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Swedia, Minggu, 3 Oktober 2021.

Dilansir dari laman standard, seniman itu berada dalam kendaraan polisi sipil dan bertabrakan dengan sebuah truk.

“Kendaraan polisi sipil yang ditumpangi Lars Vilks bertabarakan dengan truk di dekat kota Markaryd, Swedia Selatan. Dua orang polisi yang mengawalya juga meninggal dunia,” tulis standard, Senin, 4 Oktober 2021.

Baca Juga: Barack Obama Jadi Produser Film We The People, Penyanyi Terkenal Berwujud Tokoh Kartun

Selama ini, seniman asal Swedia itu berada di bawah perlindungan pihak kepolisian, terkait kontroversi yang dilakukannya di tahun 2007.

Lebih dari satu dekade, hidup Lars Vilks tak lepas dari kawalan polisi, akibat menerima ancaman pembunuhan setelah dirinya membuat kartun Nabi Muhammad.

“Polisi belum mengungkapkan identitas korban yang tewas dalam kecelakaan. Tetapi, mitra Vilks mengkonfirmasi kematian seniman itu pada satu surat kabar di Swedia,” tulis standard.

Baca Juga: Patung Putri Diana di Taman Kensington Palace Diresmikan, Pangeran William dan Harry Buka Kain Penutup

Pria berusia 75 tahun itu pernah diburu Al Qaeda dan memberikan sayembara berhadiah uang bagi siapa saja yang bisa membawa kepala seniman itu.

Di tahun 2010, rumah Lars Vilks juga pernah menjadi sasaran percobaan pembakaran oleh dua orang pria tak dikenal.

Setahun lalu, seorang wanita asal Pennsylvania mengaku bersalah karena telah berkomplotan untuk percobaan pembunuhan terhadap Lars Vilks.

Baca Juga: AirCar, Prototipe Mobil Terbang Bermesin BMW Buatan Klein Vision Lintasi Bandara Nitra ke Bratislava

Sang seniman diketahui tak hanya membuat kontroversi kartun Nabi Muhammad saja. Sebelumnya, ia membangun patung yang terbuat dari kayu apung, dan dipasangnya di cagar alam Swedia Selatan tanpa mengajukan surat permohonan izin.

Akibatnya, Lars Vilks harus berhadapan dengan proses hukum yang panjang. Meski dihukum denda, karyanya tersebut menarik puluhan ribu orang yang berkunjung setiap tahunnya.***

Editor: Arthurio Oktavianus Arthadiputra

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Terkini

Terpopuler