Rombongan Ketua Komisi V Dihadang Warga Kayong Utara, Ijul Minta Pembangunan di Daerahnya Diperhatikan

- 16 Mei 2022, 15:03 WIB
Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus.
Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus. /dpr.go.id
 
KALBAR TERKINI - Membidangi masalah infrastruktur membuat perjalanan Ketua Komisi V DPR RI Lasarus di wilayah Kayong Utara, Kalimantan Barat sempat mengalami masalah.
 
Hal tersebut sempat viral sejak beberapa hari terahir melalui sebuah video di saluran media sosial facebook dan twitter. 
 
Saat itu, rombongan ketua komisi V DPR-RI sekaligus ketua DPD PDIP Kalimantan Barat Lasarus tiba-tiba dihadang seorang warga Sukadana Kayong Utara.
 
 
Diketahui lelaki yang menghadang rombongan itu bernama Juminggu alias Ijul KKU.
 
Aksi Ijul tersebut terekam dalam video yang memperlihatkan Ijul memarkirkan sepeda motornya ditengah jalan yang akan dilewati oleh rombongan Lasarus.
 
Lasarus sendiri menuju kota Sukadana atau persisnya di dusun Melinsum desa Sejahtera pada Kamis 12 Mei 2022 sekitar pukul 10.45 wib.
 
 
Atas aksi itu, beberapa pengurus PDI-P turun dari kendaraan dan sempat berdebat kecil dengan Ijul meskipun akhirnya rombongan tersebut tetap melanjutkan perjalanan.
 
Kehadiran rombongan Lasarus ke kabupaten Kayong Utara adalah dalam rangka peletakan batu pertama pembangunan gedung sekretariat PDI-P Kayong Utara di dusun Sekip desa Sejahtera kecamatan Sukadana.
 
Saat ditanya, Ijul mengatakan motif penghadangan kendaraan itu karena ingin menyampaikan keluhan kepada ketua komisi V itu atas kondisi jalan di Kabupaten Kayong Utara utamanya ruas jalan antara Siduk menuju Sukadana.
 
 
Sebagai warga, saya hanya ingin mengadu dan meminta saja kepada rombongan bapak-bapak itu agar mereka mau mengusahakan perbaikan jalan itu, tidak ada hal lain,”kata Ijul, Kamis 12 Mei 2022 sore.
 
Ia mengaku tidak mengetahui bahwa yang hadir ke Kayong Utara saat itu adalah ketua komisi 5 dan merupakan pejabat negara.
 
Dia mengaku hanya dengar ada anggota dewan provinsi Kalimantan Barat yang akan datang ke Kayong Utara.
 
 
Atas insiden tersebut, dirinya meminta maaf terutama kepada ketua Komisi 5 dan para pengurus dan simpatisan partai PDI-P Kalimantan Barat.
 
“Mungkin tindakan saya terlalu berlebihan, atas itu saya minta maaf khususnya kepada bapak Lasarus dan rombongan yang ada saat itu.
 
Tetapi, semua yang saya lakukan adalah wujud cinta saya kepada tanah kelahiran saya. Mudah-mudahan beliau mau memaafkan saya,”kata Ijul.***

Editor: Slamet Bowo SBS

Sumber: Berbagai Sumber


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x