Empat Staf Pembantu PBB Tewas Ditembak, Unicef: Bawa Pelaku ke Pengadilan!

- 23 Februari 2021, 21:45 WIB
ILUSTRASI: Kelompok-kelompok radikal bersenjata merajalela di pedalaman Pakistan. Empat wanita dari sebuah perguruan tinggi pemerintah, yang juga membantu tugas-tugas Unicef, tewas ditembak oleh orang tak dikenal. Pelaku diduga adalah teroris yang gentayangan di pedalaman./REUTERS/ /KALBAR TERKINI/OKTAVIANUS CORNELIS

ISLAMABAD, - PBB lewat Dana Anak Internasional Perserikatan Bangsa-bangsa (United Nations Children's Fund/Unicef) berduka. Empat wanita yang turut membantu tugas-tugas kemanusiaannya dari Perguruan Tinggi Pasca Sarjana Pemerintah Bannu, dilaporkan tewas, Senin, 22 Februari 2021.

Keempat wanita ini ditembak oleh penyerang tak dikenal yang mendadak menyerang mobil yang mereka naiki. Insiden berdarah ini melukai pengemudi yang membawa mobil itu dari Kota Bannu, Provinsi Bannu Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan.

Baca Juga: Iran Tuding Amerika Kejam, Tragedi Perang Teluk Harus ke Pengadilan Internasional

Dilansir Kalbar-Terkini.com dari rilis Dana Anak Internasional Perserikatan Bangsa-bangsa (United Nations Children's Fund/Unicef) Senin, pembunuhan tersebut terjadi ketika rombongan bermobil ini dalam perjalanan ke Waziristan Utara, salah satu Distrik Gabungan Khyber Pakhtunkhwa di Pakistan.

Dari kesaksian supir yang terluka ini, mobil itu kemudian ditembak oleh orang tak dikenal. “UNICEF sangat mengutuk serangan tidak masuk akal terhadap perempuan dan pekerja bantuan ini. Kami  bergabung dengan keluarga untuk berduka atas hilangnya nyawa mereka. Pelaku harus dibawa ke pengadilan, ”kata Aida Girma, Perwakilan UNICEF di Pakistan.

Baca Juga: Pasukan Anak-anak Kurdi Amankan Kilang Minyak, Diklaim Korban Penculikan dari Suriah

Perguruan Tinggi Pasca Sarjana Pemerintah Bannu sendiri merupakan perguruan tinggi pemerintah yang terletak di Kota Bannu Khyber Pakhtunkhwa di Pakistan. Perguruan ini menawarkan program tingkat menengah untuk studi seni dan sains yang berafiliasi dengan Dewan Pendidikan Menengah dan Menengah Bannu.

Baca Juga: Roket Hantam Kedubes AS di Baghdad Dini Hari Ini

Sementara tempat yang dituju para korban, Waziristan Utara, merupakan salah satu wilayah konflik di Pakistan. Pada 2014, sekitar 98.640 orang dilaporkan menngungsi dari Waziristan Utara, akibat dari Operasi Zarb-e-Azb, nama serangan militer militer Pakistan di sepanjang Perbatasan Pak-Afghanistan. Pada 2018, kawasan itu menjadi distrik Provinsi Khyber Pakhtunkwa.***

Halaman:

Editor: Oktavianus Cornelis


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X